wanita itu menyukai warna pink, bahkan sampai rumahnya pun ia cat dengan warna pink tapi, tidak dengan mayat-mayat yang ia simpan dalam rumahnya.
| Tidak ada komentar

lily

hari itu aku melihaat kucing yang sekarat. bulunya putih tetapi, bulunya kotor karena terkena lumpur, badannya penuh luka, kakinya pincang, kurus, dan juga kupingnya penuh jamur. aku tak tega melihatnya akhirnya aku memutuskan untuk membeli dua sosis di warung dekat tempat kucing itu berada.
setelah aku membeli sosis, aku memberikannya kepada kucing yang malang itu. aku bertanya dalam hatiku "mengapa hal seperti ini terjadi pada seekor makhluk kecil yang tak berdosa?".
kucing itu memakan sosisnya dengan lahap. setelah sosisnya habis ia menjilat-jilat jariku. aku mengelus kepalanya ia mendengkur pelan.

setelah itu, aku pulang.
keesokan harinya aku membelikan sosis lagi tetapi, saat aku ingin memberikannya pada kucing itu, kucingnya sudah tidak ada. aku mencari kucing itu tapi nihil aku tidak bisa menemukannya. karena lelah mencari aku duduk di bangku taman. tak lama kemudian, ada seorang anak yang sedang menggendong seekor kucing. anak itu tidak sendiri ia bersama seorang wanita yang sepertinya adalah ibunya. kucing yang di gendong anak itu seperti telah dimandikan.
(beberapa hari kemudian) aku sekarang tau siapa anak itu. dia bernama rafi ia, baru saja memelihara seekor kucing. ia menemukan kucing itu di gang kecil di dekat taman. lalu, ia meminta ke ibunya agar bisa memelihara kucing tersebut. anak itu diperbolehkan memelihara kucing itu. dan kini kucing itu terlihat bahagia .kucingnya diberinama lily
| Tidak ada komentar

Mimpi hari kiamat

Aku bermimpi tentang hari kiamat.
Aku bermimpi orang-orang berlarian menyelamatkan diri padahal, tak ada yang bisa mereka lakukan. Di hari itu semuanya akan hancur, tak ada harapan untuk menyelamatkan diri, tapi entah mengapa semua begitu gelap. mengenaskan. mereka berlari bermandi keringat tapi, semuanya musnah sesak, seperti semuanya telah hancur menjadi debu-debu.

Mereka mati dengan sangat sangat mengenaskan, mereka  terlalu mementingkan diri sendiri bahkan, bayinya sendiri mereka tinggalkan lalu mereka lari terbirit-birit, ada juga wanita hamil yang ditinggal, sungguh ini pemandangan yang sangat mengenaskan.

Tidakkah mereka sadar, bahwa ini adalah hari akhir?. mengapa semuanya terlihat seperti tak peduli pada apa yang ada disekitarnya?.

Aku melihat itu semua, walau hanya mimpi, tapi itu sangat menggambarkan. aku melihat sifat asli manusia disitu, mimpi itu terngiang-ngiang di benakku, betapa mengerikannya mereka.

Aku bertanya, jika aku adalah salah satu dari mereka apa aku akan seperti mereka juga? jika aku memiliki bayi apa aku akan meninggalkannya begitu saja sedangkan aku berlari menyelamatkan diri?. terlalu mengerikan.
| Tidak ada komentar

Lembah Pertiwi

Liburan ini aku pergi berlibur ke puncak bersama keluarga besar bambooina, aku sangat senang bisa berlibur ke puncak.

Ya kami semua aku, dede, pancar, bunda, buya, dan om bangkit berangkat ke puncak dengan mobil ford milik buya dan meluncur ke jalanan yang sepertinya macet.

Ternyata tidak macet, tapi membosankan. hanya jalanan yang ku lihat, sepertinya aku tertidur. Bangun-bangun aku sudah berada di villa, aku menurunkan barangku dan menaruhnya di villa. sesampainya di villa, aku menonton tv yang hanya ada satu channel. karena sudah mengantuk aku bersiap-siap untuk tidur.

Keesokan harinya aku keluar villa dan melihat pemandangan yang indah, aku melihat rumah-rumah yang terlihat sangat kecil dari tempat aku berpijak lalu aku melihat keatas langit yang dipenuhi oleh gumpalan-gumpalan putih yang terlihat sepeti kembang gula. Aku menyusuri jalan setapak dan tangga-tangga yang menuju ke kolam renang. Aku seperti berada dalam lemari es, sangat dingin. ah, ingin sekali rasanya aku terbang ke langit, air kolam renang seperti telah mencair dari bekunya udara. Walau air kolam renang sangat dingin, muncul keinginan untuk berenang disana.

hmm kurasa sudah waktunya sarapan. aku melangkahkaan kaki menuju aula yang jaraknya hanya beberapa langkah dari kolam renang. rupanya mereka menyediakan nasi goreng dan telur ceplok untuk menu sarapan.

Aku menunggu dede, pancar, buya , bunda dan om bangkit untuk datang ke aula. mereka sudah datang aku memulai sarapan. setelah sarapan aku melihat-lihat pemandangan. Lalu aku melihat kearah jam, rupanya sudah jam 7 pagi, kenapa belum ada rombongan bambooina yang datang?. tak lama setelah itu datanglah rombongan kedua yang berjumlah 5 orang yaitu om agus, bu een, kak haura, ijlal dan kasyfi. aku sangat senang karena mereka sudah datang tapi ijlal datang dengan menangis. ternyata, dia menangis karena mobil ayahnya merosot dari tanjakan yang menurutku cukup tajam. tapi aku malah tertawa karena gaya menangisnya sangat lucu dia sangat dramatis . setelah dia berhenti menangis dia  mencari pancar adikku yang pertama. mereka bermain layaknya seorang teman yang sudah lama tak bertemu ya, memang mereka sudah lama tak bertemu. saat semua rombongan sudah datang kami semua beristirahat lalu melanjutkan aktivitas selanjutnya yaitu fun games. hmm waktu sudah berlalu mungkin aku akan bertemu mereka semua tahun depan.

oh ya ceritanya singkat banget karena males dan sebenernya aku menginap di villa itu 4 hari 3malam. bye
| Tidak ada komentar

memasak, aku bisa!

hari itu aku diberikan tantangan lagi, tantangannya adalah memasak. aku, pancar, dan teteh nia diberikan uang sebesar 100k. aku akan membeli bahan-bahan untuk memasak dengan uang itu. rencananya aku akan memasak ayam goreng mentega.
kami bersiap-siap untuk pergi ke pasar. setelah itu kami berangkat ke pasar. di pasar aku membeli :
-bawang merah
-bawang putih
-margarin
-ayam
-cabai hijau
-saori

kami sudah membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. kami pulang lalu memasak.

bahan-bahan:
-bawang merah
-bawang putih
-margarin
-saori
-lemon
-cabai hijau
-ayam
-penyedap rasa 
-garam
-kecap asin
-kecap manis
-minyak

cara membuat:
1. siapkan ayam terlebih dahulu, cuci ayam hingga bersih lalu taruh ayam ke dalam wadah dan berikan perasan lemon juga garam aduk sedikit lalu diamkan.
iris bawang merah dan bawang putih. keluarkan isi cabai hijau lalu potong tipis-tipis.
2. setelah itu goreng ayamnya. taruh teflon baru panaskan lalu tuangkan margarin . goreng bawang merah dan bawang putih lalu tuangkan ayam. oseng-oseng lalu berikan setengah sendok garam, penyedap rasa, kecap asin, kecap manis, dan saori. oseng-oseng lalu berikan potongan cabai hijau.
3. sajikan selagi hangat. 
| Tidak ada komentar

kebun raya bogor part 1

pagi ini aku akan pergi ke bogor tepatnya kebun raya bogor ini akan menjadi pengalaman pertamaku .
aku merapikan kasur, mandi, lalu menyiapkan bekal  . kami menyiapkan air putih dan makanan .kami naik grab untuk sampai ke stasiun rawabuntu dari situ kami transit ke stasiun tanah abang .kami sampai ke stasiun tanah abang lalu kami transit ke kereta jurusan tanah abang-bogor. aku sampai di stasiiun bogor jam 12.  kami menyebrang jalan untuk mencari angkot . kami jalan dan terus berjalan akhirya kami menemukan agkotyang pas .kami menaiki angkotnya untuk menuju pintu kebun raya bogor.
| Tidak ada komentar

challenge masak dengan uang Rp 10.000

Jam 9 pagi aku berangkat naik sepeda dengan ka meni dan masing masing mendapatkan uang sebesar Rp 10.000. Aku dan ka meni akan menjalankan challenge yang diberikan bunda,  challengenya adalah membeli  bahan-bahan dengan uang tadi dan menjadikannya sebuah masakan.

Aku akan membeli bawang, cabai rawit merah, dan phak choi. Aku sudah sampai di tukang sayur untuk membeli bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp 1.000,  setelah itu aku membeli cabai rawit merah Rp 2.000 saat aku ingin membeli phak choi ternayata sudah habis.

Jadi aku akan membeli phak choinya ditempat lain, aku pergi ke penjual oncom dan membeli oncom seharga Rp 1.000, lalu aku lanjut membeli phak choi di tukang sayur yang lain . Phak choinya sisa yang kecil kecil hmm... ya sudah lah gak apa, aku membeli phak choi seharga Rp 2.000 dan sama penjualnya dibonusin ya karena sisanya terlalu sedikit .

aku pulang dan langsung memasak, pertama aku memasak phak choi dulu.

bahan bahan yang di butuhkan:

phak choi (potong potong)
bawang putih 2 (di iris)
garam (setengah sendok teh)
penyedap rasa (sesuai selera)
minyak

cara memasak:

panaskan minyak lalu goreng bawang yang sudah di iris. 
kalau sudah wangi masukkan phak choinya oseng oseng sedikit setelah itu
masukkan garam dan penyedap rasa lalu oseng oseng lagi
masukkan tumis phak choinya kedalam piring/mangkuk 

selesai~.

 setelah itu aku memasak tumis oncom ↓.
 
bahan bahan yang di butuhkan:

oncom (potong kotak kotak)
bawang merah 2 (di iris)
bawang putih 1 (di iris)
garam (setengah sendok teh)
penyedap rasa (sesuai selera)
lada putih  (sedikit saja)
minyak

 cara memasak:

panas kan minyak lalu goreng bawang 
masukkan oncom lalu oseng oseng 
setelah itu masukkan garam,penyedap rasa, dan lada putih
oseng oseng lagi dan...

selesai ~

 
| Tidak ada komentar
Copyright © 2014. fantasy_1717